Senin, 21 November 2011
Indigo
Sekali lagi sakit kepala akibat suara tak berbentuk yang terus mengodami kepala; kutukan bertudung berkah ini sudah sangat menganggu alur kehidupanku dan membuatku menjadi manusia yang termarginal. tak ada seorangpun yang sudi isi kepalanya dibaca oleh orang lain; orang yang sama sekali asing. kalau saja mereka bisa mengerti bahwa aku juga tak punya keinginan untuk membaca isi kepala mereka hanya saja tubuhku ini tak hentinya mendownload tiap kata dari dalam kepala mereka. adakah solusi yang eksak tentang ini? apakah pengucilan hanyalah satu-satunya jalan? dalam hal ketidakadilan dan azazi, privasiku juga dilanggar! siapa suruh mereka tak punya usaha untuk menutup rapat isi kepala mereka, siapa suruh mereka tak mencari jalan untuk anomali ini, siapa suruh mereka mencari jalan pintas dengan membenciku yang secara ajaibnya mengamplify kemampuanku..
Langganan:
Komentar (Atom)